Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Jawa Tengah. Kasus DBD juga ditemukan dan sudah menyebar di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Jumlah kasus DBD di Jawa Tengah tahun 2022 sebanyak 12.476 orang dengan angka kesakitan (IR) 33,68/100.000 penduduk dan tahun 2023 sebanyak 6.308 orang dengan IR 18,19/100.000. Di wilayah Kerja Balkesmas Wilayah Magelang angka kesakitan tahun 2022 sebesar 26,57/100.000 dan tahun 2023 turun menjadi 9,21/100.00

Angka kesakitan DBD  per 100.000 di wilayah kerja tahun 2021-2023 :

No Kabupaten / Kota IR / Tahun
    2021 2022 2023
1 Cilacap 36,08 45,36 5,16
2 Banyumas 15,22 17,00 14,56
3 Purbalingga 10,27 27,06 10,88
4 Kebumen 1,17 11,33 6,03
5 Purworejo 0,84 16,83 2,87
6 Magelang 8,06 23,85 11,19
7 Kota Magelang 20,52 50,96 34,18
  Balkesmas 14,65 25,34 9,21

 

Pada bulan Januari 2024 kasus DBD kembali meningkat, dengan jumlah kasus tertinggi di Kabupaten Cilacap sebanyak 41 orang, 2 meninggal. Bahkan pada bulan Februari 2024 jumlah kasus 71 orang. Memenuhi kriteria KLB yaitu mningkat lebih dari 2 (dua) kali dibanding tahun 2023 berdasarkan data sebagai berikut :

Bulan Tahun 2023 Tahun 2024 Keterangan
  Kasus Meninggal Kasus Meninggal  
Desember 4 0 Kasus Jan 24 meningkat lebih dari 3 kali dibanding Des 2023
Januari 15 0 41 2 Kasus Jan 24 meningkat lebih dari 2 kali dibanding Jan 23
Februari 16 1 71 Kasus Feb 24 meningkat lebih dari 4 kali dibanding Feb 23
Rata-rata per bulan tahun 2023 8,7 0 Kasus Jan dan Feb 24 meningkat lebih dari 4 kali dibanding rata-rata tahun 2023

 

Berdasarkan analisis kasus 5 tahunan, potensi kenaikan kasus masih akan terjadi hingga bulan April 2024. Oleh karena diperlukan intensifikasi upaya-upaya pengendalian untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus dan perluasan wilayah terjangkit. Oleh karena itu diperlukan pendampingan sesuai permasalahan yang ditemukan di lapangan.